Januari 2013


Kegiatan bidang usaha :

Pada 14 Februari 2013 yad bertempat di ICC Mega Glodok Kemayoran, bidang usaha akan mengadakan pengumpulan dana bagi operasional TPA dengan mengadakan acara ‘MALAM KASIH SAYANG’.

Pada malam itu para undangan akan dijamu dengan makan malam sambil menikmati berbagai acara menarik antara lain lelang kasula, Batavia dancers, dan  alunan musik Abadi Soesman band yang akan menyemarakkan malam Valentine anda bersama orang-orang terkasih.

Panitia menawarkan tiket makan malam dengan berbagai harga, juga disediakan sarana pemasangan iklan perusahaan/keluarga/pribadi yang akan dikemas dalam Agenda cantik yang akan dibagikan kepada semua tamu yang hadir.

(Peggy Raharja)


Ibu Anna, sejak pernikahannya dengan Bapak Yoakim, tak berhenti-hentinya mengharapkan karunia Tuhan, yaitu seorang anak. Dari tahun ke tahun mereka berdua berziarah dan berdoa ke Bait Allah di Yerusalem. Ibu Anna berjanji, bila dikaruniai anak maka ia akan mempersembahkannya kepada Tuhan. Setelah menunggu selama 50 tahun, akhirnya pada suatu hari datanglah malaikat Gabriel membawa berita gembira bahwa doa mereka didengarkan Tuhan, dan mereka akan dikaruniai seorang anak perempuan yang akan membawa sukacita bagi seluruh dunia. Puteri mereka diberi nama Maria, dan kelak dipilih Allah untuk menjadi Ibu Tuhan Yesus Kristus, Juru selamat umat manusia. Anna dalam bahasa Ibrani artinya : Tuhan berbelas kasih. St. Anna adalah pelindung orang tua yang mempunyai tugas penting, yaitu membesarkan anak-anak yang telah dilahirkan dan dipercayakan kepada mereka. Gereja merayakan pesta St. Anna setiap tgl. 26 Juli.



Dalam buku-buku mengenai berdirinya Wanita Katolik RI ada beberapa ragam penulisan sejarah. Namun bagi Wanita Katolik RI mungkin bentuk yang paling cocok adalah sejarah yang deskriptif-analitis – tematis  dan bukan sejarah yang deskritif – naratif – prosesual. Dengan pengertian bahwa metode yang dipakai adalah metode campuran dengan teknik wawancara silang dengan para narasumber.

Menurut catatan Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Daerah ( DPD) Jakarta berdiri pada tahun 1963 atas prakarsa 10 cabang yang telah berdiri terlebih dahulu.

Selengkapnya baca di sini.


Mars karya bapak RAJ Sudjasmin, pada tahun 1961 menunjukkan identitas (apa, siapa) dan bagaimana, dimana, perjuangan Wanita Katolik RI. Lirik lagu Mars menegaskan bahwa Wanita Katolik RI adalah wadah yang menghimpun dan menyatukan gerak untuk membangun dunia tentram sentosa jiwa dan raga. Kehadiran Wanita Katolik RI mengandung makna bahwa perempuan Katolik yang berhimpun harus memiliki sikap tegar, tangguh, dan organisasi harus tetap eksis dan tumbuh. Oleh sebab itu lagu dibawakan dengan tegap, penuh semangat, serta ‘irama hentakan’ yang menguatkan daya gerak.

***



Lahirnya Hymne WKRI:

Menghadapi penyelenggaraan Kongres XIV tahun 1988,  Yanti Graito sebagai Ketua Bidang Organisasi DPD Jakarta, ditunjuk menjadi Ketua Panitia Pelaksana Kongres.  Dalam rangka persiapan Kongres, dan saat itu Wanita Katolik RI menapak usia ke-64, muncul gagasan untuk menciptakan Hymne Wanita Katolik RI sebagai ungkapan rasa syukur atas penyertaan Yang Maha Kasih dalam perjalanan Wanita Katolik RI. Pemikiran sederhana dari gagasannya, adalah supaya Mars Wanita Katolik RI yang menguatkan daya gerak organisasi, dilengkapi dengan madah syukur atas penyertaaan-NYA.   

Mars karya bapak RAJ Sudjasmin pada tahun 1961 menunjukkan identitas (apa, siapa) dan bagaimana, dimana, perjuangan Wanita Katolik RI. Lirik lagu Mars menegaskan bahwa Wanita Katolik RI adalah wadah yang menghimpun dan menyatukan gerak untuk membangun dunia tentram sentosa jiwa dan raga. Kehadiran Wanita Katolik RI mengandung makna bahwa perempuan Katolik yang berhimpun harus memiliki sikap tegar, tangguh, dan organisasi harus tetap eksis dan tumbuh. Oleh sebab itu lagu dibawakan dengan tegap, penuh semangat, serta ‘irama hentakan’ yang menguatkan daya gerak.

Hymne merupakan ungkapan syukur bahwa seluruh langkah sebagai wujud tugas perutusan dapat dilalui karena  penyertaan-NYA. Kesadaran bahwa tugas perutusan tidak mudah, dan untuk itu senantiasa mohon terang budi dan keteguhan iman agar mampu bersikap dan bertindak bijaksana. Oleh sebab itu, dalam suasana batin  yang penuh rasa syukur, Hymne dinyanyikan dengan sikap anggun, menunjukkan keyakinan serta kesiapan untuk terus berkarya, dengan ritme sedang (tidak terlalu cepat atau lambat).   

Penulisan lagu dan lirik hymne dilakukan dalam waktu tidak lama. Aransemen lagu disusun  oleh Bapak Harry Haryadi seorang musikus penggubah lagu-lagu diantaranya lagu gerejani. Dalam acara pembukaan Kongres XIV 1988 yang dihadiri ibu Negara, kala itu ibu Tien Soeharto, Mars dan Hymne Wanita Katolik RI dikumandangkan dengan iringan orchestra, dan kondaktor Ignatius Abimanjoe Soedarwo.


***

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget